Kaleo, 17 Juli 2026 – Pemerintah Desa Kaleo, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) II Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) pada Jumat, 17 Juli 2026, pukul 13.30 WITA, bertempat di Aula Kantor Desa Kaleo.
Musyawarah tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Kaleo Bapak Nurul Akbar, SE, Ketua dan Anggota BPD Desa Kaleo, Babinsa Desa Kaleo, Kelompok Tani, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STKIP Taman Siswa Bima, serta unsur masyarakat lainnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang bertujuan untuk menyepakati berbagai aspek teknis dan administratif pelaksanaan kegiatan, sehingga pembangunan jaringan irigasi dapat dilaksanakan secara efektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam arahannya, Kepala Desa Kaleo, Bapak Nurul Akbar, SE, menegaskan kepada Kelompok Pelaksana Kegiatan (KPK) agar melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan kualitas dan kuantitas pekerjaan, serta berpedoman pada petunjuk teknis (juknis) Program P3-TGAI. Beliau berharap pembangunan irigasi yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung produktivitas sektor pertanian.
Selain itu, Kepala Desa juga mengimbau kepada seluruh peserta musyawarah dan masyarakat Desa Kaleo agar bersama-sama menjaga serta memelihara sarana dan prasarana yang telah dibangun. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya terletak pada proses pelaksanaan, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam merawat hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Kehadiran Mahasiswa KKN STKIP Taman Siswa Bima dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk partisipasi aktif mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa. Melalui kegiatan Musyawarah Desa ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai proses perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan di tingkat desa, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Mahasiswa KKN juga diharapkan dapat memberikan kontribusi melalui ide, gagasan, serta pendampingan kepada masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki selama masa pengabdian di Desa Kaleo. Keterlibatan mereka menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Peserta musyawarah turut menyampaikan berbagai masukan dan saran demi kelancaran pelaksanaan Program P3-TGAI. Seluruh usulan yang disampaikan menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur irigasi yang berkualitas, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui pelaksanaan Program P3-TGAI, Pemerintah Desa Kaleo berharap sistem irigasi pertanian di wilayah desa dapat semakin optimal, meningkatkan ketersediaan air untuk lahan pertanian, mendorong peningkatan hasil produksi pertanian, serta mendukung kesejahteraan petani dan ketahanan pangan desa.
Musyawarah Desa II berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Sinergi antara Pemerintah Desa, BPD, Babinsa, kelompok tani, masyarakat, dan Mahasiswa KKN STKIP Taman Siswa Bima diharapkan menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan Desa Kaleo yang partisipatif, berkualitas, dan berkelanjutan.